
PALEMBANG — Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni FISIP Universitas Sriwijaya (IKA FISIP Unsri), Dr (c) Agung Prithatna, M.Kesos, menilai langkah Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam menangani dampak kabut asap menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Menurut Agung, Ratu Dewa konsisten turun langsung ke lapangan, melihat kondisi masyarakat serta memastikan penanganan terhadap warga terdampak berjalan.
“Wali Kota turun langsung melihat kondisi di lapangan. Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan tidak tinggal diam ketika masyarakat menghadapi dampak kabut asap,” ujar Agung.
Ia mengatakan, penanganan situasi tersebut membutuhkan respons cepat dan koordinasi antarpihak. Kehadiran kepala daerah di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan jajaran bekerja sesuai kondisi yang dihadapi masyarakat.
“Yang kita lihat adalah kerja konkretnya. Wali Kota turun, berkoordinasi dengan jajaran dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian,” katanya.
Agung menegaskan, kondisi yang dihadapi masyarakat harus menjadi perhatian utama. Karena itu, langkah pemerintah kota dalam membantu warga terdampak perlu dilihat dari tindakan nyata di lapangan.
“Jangan terjebak pada potongan pernyataan. Lihat secara utuh apa yang dilakukan. Wali Kota turun langsung dan memastikan masyarakat mendapatkan penanganan,” tegasnya.
Menurut Agung, pemerintah daerah memang dituntut hadir ketika masyarakat menghadapi situasi darurat lingkungan dan kesehatan.
“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir. Dan itu yang sedang dilakukan oleh Wali Kota bersama jajaran,” pungkas Agung.








